PSDM

Era baru PSDM dimulai dengan diangkatnya PSDM menjadi biro sehingga memiliki posisi lebih tinggi daripada departemen. Dengan pengangkatan PSDM sebagai biro, maka terdapat amanah dan tanggung jawab yang lebih kepada pengurus KMTF. PSDM merupakan singkatan dari Pengembangan Sumber Daya Manusia. Terlihat dari namanya, PSDM secara kasar memiliki tugas untuk menjaga kualitas dan kuantitas pengurus KMTF yang kemudian diterjemahkan menjadi tiga divisi, yaitu divisi kaderisasi, divisi pengayoman, dan divisi internal.

Kaderisasi yang menjadi unsur utama sekaligus penjamin keberlangsungan organisasi harus mampu berfikir lebih maju dan menyeluruh. Ia dituntut untuk lebih mengerti keadaan pengurus sehingga dapat melakukan pembinaan kader sekaligus membangun rekomendasi rancang kerangka organisasi periode mendatang. Kaderisasi bukanlah agenda yang selesai dalam waktu yang singkat. Proses pendidikan hanya akan dapat berhasil ketika telah dijalankan secara simultan dan menyentuh aspek yang menyeluruh. Tidak sekedar mengajar tapi mendidik. Tidak hanya mengembangkan aspek kognitif, namun juga memaksimalkan aspek afektif & psikomotorik.

Pengayoman ada memilki fungsi untuk merangkul semua pengurus KMTF untuk memberikan rasa nyaman dalam beorganisasi di KMTF sehingga tercapainya nilai-nilai kekeluargaan dalam melaksanakan amanah yang diberikan. Pengayoman diharapakan mampu menjadi penghubung antar bidang dan biro, serta menyelesaikan masalah yang terjadi di kepengurusan KMTF. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, pengayoman diterjemahkan sebagai proses atau cara dalam mengayomi. Mengayomi sendiri memiliki arti yang sama dengan melindungi. Melindungi dapat diartikan sebagai menjaga, merawat dan memelihara sesuatu. Dari pengertian tersebut maka divisi pengayoman melakukan penjagaan terhadap kader-kader pengurus KMTF.

Internal merupakan divisi yang menjadi pionir dalam pengumpulan dan pengolahan data PSDM. Internal bekerja bersama dengan segenap pengurus KMTF dalam pengumpulan saran dan masukan yang kemudian diolah sebagai dasar acuan perkembangan dan evaluasi KMTF. Internal merupakan kelengkapan yang tak dapat dilepaskan dari kaderisasi dan pengayoman.

Pada periode kepengurusan kali ini, PSDM memiliki enam program kerja

  1. Open Recruitment KMTNTF, yaitu penjaringan pengurus baru KMTNTF.
  2. Upgrading, yaitu pentransferan ilmu antar pengurus dan pemberian kompetensi dasar bagi pengurus baru.
  3. Family Days, yaitu acara yang menjadi perekat bagi pengurus KMTNTF sekaligus sebagai prosesi serah terima kepengurusan KMTNTF.
  4. Forum pengurus, yaitu forum koordinasi dan silaturahmi antar pengurus KMTNTF.
  5. Apresasi KMTF, yaitu apresiasi bagi pengurus KMTNTF, dan juga bagi kepanitiaan acara-acara di KMTNTF.
  6. Monitoring dan Evaluasi, yaitu evaluasi bagi pengurus KMTNTF.

 

Strukur Kepengurusan PSDM 2016/2017

Koordinator Biro PSDM : Hafiz Fahrurrozi (Teknik Nuklir 2014)

Sekretaris Biro : Milah Fadhillah K F (Teknik Nuklir 2015)

Bendahara Biro : Wideka Ardhiguna (Teknik Fisika 2015)

Kepala Divisi Kaderisasi : Bambang Wisanggeni D N S (Teknik Nuklir 2014)

Kepala Divisi Pengayoman : Ahmad Hamdani (Teknik Fisika 2015)

Kepala Divisi Internal : Dhiya Almiranda H (Teknik Fisika 2014)

 

Untuk mengetahui lebih lanjut mengenai PSDM KMTF dapat menghubungi

Hafiz Fahrurrozi [email: hafiz.fahr97@gmail.com | IDline: HafizF]

Leave a Reply